Mengenal para sepuh MKA

MKA atau Malang Kendo Association adalah sebuah komunitas dimana aku ikut bergabung sebagai member di dalamnya. Kendo adalah seni beladiri pedang berasal dari Jepang, bisa di bilang ini adalah modernisasi dari latihan pedang para samurai di Jepang. Sebutan untuk para pelaku olahraga ini adalah kendoka atau kenshin, untuk sebutan lebih banyak menggunakan kenshin secara universal. Organisasi MKA ini berdiri sejak tahun 2009 hingga sekarang, berdirinya sebuah organisasi dan kuatnya organisasi itu ada karena pengurus yang mau bertahan dan menghidupi organisasi mandiri ini. Nah, dalam postingan kali ini,aku mau bahas para sepuh, mereka yang masih ber kendo hingga hari ini dan merupakan para senior bahkan perintis kendo Malang.

1. Iman Nursetyo

Jpeg

Bagi kenshin baru2 mungkin kurang familiar dengan sosok satu ini, Mas Iman begitu kita biasa menyebutnya. .. hehehe…  Pas pertama lihat mungkin tidak akan menyangka bahwa beliau ini salah satu anggota kendo karena perawakannya yang langsing (baca : ceking), nyantai pool, dan terlihat lemah, padahal kalau sudah pakai bogu (pelindung dalam kendo), sudah langsung berubah 180 derajat !! jangan coba2 macam2 ama doi… hahahahaha…. Mas  Iman ini merupakan salah satu dari dua orang pendiri Malang Kendo. Jadi komunitas ini tidak akan ada jika tidak dibantu mas Iman waktu itu. Selain itu mas iman ini terkenal suka dengan idol group semacam JKT48, Nogizaka46, etc, selain itu dorama juga sangat di gemari, jadi tak perlu bingung kalau mau tanya tentang film2 drama jepang ke dia… hehehe…

 

2. Sunaryo Sun

East Java Kendo Tournament 2012

Nah, kalau yang satu ini adalah yang wajib di kenal oleh para kenshin yang bergabung dalam kendo Malang. Bagaimana mau tidak kenal, beliau adalah ketua MKA, yang juga pendiri MKA bersama mas Iman. Penampilan mas2 asal kebumen jawa tengah ini selalu disalah artikan sebagai Kokoh2 (kakak laki2 dalam chinese). Bahkan beberapa ada yang mengira Mas shun (begitu bunyi nya) adalah seorang warga negara jepang. Perawakan putih, mata sipit, rambut keriting, dan murah senyum adalah yang sering di perlihatkan kokoh2, eh mas2 satu ini… hehehehe…. Jika berbicara tentang totalitasnya dalam kendo, jangan ditanya ! nanti kalau di jelaskan bisa tidak habis2 postingan ini… hehehehe… Mas shun ini sangat suka beladiri, ini terbukti dari bisa menguasai beberapa beladiri seperti Aikido dan Karate, entah yang lain karena aku belum tanya lebih detail. Kalau masalah film2 samurai, sejarah, mas shun ini jagonya, dia suka sekali nonton film begituan yang sukses membuat aku ngantuk atau tidak tahu ceritanya… hahahahahaha…..

 

3. Erman Ardi

East Java Kendo Tournament 2012

Nah, yang satu ini bisa dibilang raja nya dojo…. Mas Erman, begitu juga bunyi nya, sangat tinggi jam terbang nya dalam kendo. Gerakan cepat, pengetahuan tentang kendo yang mantap, cara melatih yang tegas, lugas, terpercaya dan menarik ini, membuat para kohai mudah mencerna apa yang diajarkan. Selain itu, bersama mas Shun, pada Mei 2015 kemarin mereka berdua terpilih untuk menjadi wakil timnas Indonesia di World Kendo Championship di Jepang lho…. tepuk tangan….prok…prok…prok…jadi apa? hehehehehe….. Yah menurut beberapa kohai, mas Erman sangat enak dalam melatih, baik secara teori ataupun praktek, mungkin ini yang mebuktikan mana kenshin yang pengalaman dan tidak, seperti aku… hahahahaha…. tapi sayang, mas Erman jarang di temui ketika latihan di Malang, beliau lebih sering latihan di Surabaya karena memang berdomisili di sana. Kadang sesekali waktu kangen Malang dan datang ke Malang untuk berlatih…. Hehehehe…. mungkin tidak kuat dengan panasnya Surabaya…. heheheh

Nah, itu tadi tentang para sepuh kendo Malang yang sampai sekarang masih aktif berkendo…

Demikian…. hahahahahhaa…

Road to 10th AKT Penang

Sesuai dengan namanya, ini adalah pertandingan tingkat asean untuk olahraga kendo. Turnament ini diadakan 3 tahun sekali, yang dimana AKT 9 diadakan di Singapore dan sekarang di sebuah pulau bernama PENANG di Malaysia. Anyway, this is my 1st International tournament!! hahaha….. yah, Malaysia adalah foreign country yang pertama kali aku datangin, dan gak bakal aku lupain. Nah untuk cerita2 Malaysia nya nanti aja ya, sekarang kita cerita dulu tentang AKT ke 10 ini dulu, hahahaha…..

Persiapan buat berangkat ke tournamen satu ini cukup panjang, ribet, dan melelahkan juga. Pada bulan mei, setelah diumumkan jadi anggota timnas Indonesia yang berangkat ke Malaysia untuk mewakili negara dalam tournament ini, aku dan beberapa teman satu dojo yang juga belum pernah berangkat ke sana, mulai lah ribet. Pertama urusin passport dll, abis itu biaya di sana,dll. Untunglah sensei2 pada berbaik hati buat bayarin transport kita ke sana yang bisa dibilang NGGAK MURAH!! (kira2 4juta/manusia). Yah maklum deket weekend kali yak, jadi… ya begitulah…. hahahahaha

Ok, singkatnya tanggal 23 Agustus 2013 sore, kita berangkat dari Bandara Juanda Surabaya ke Penang, Malaysia. Aku agak heran ama penyebutan ini tempat, ada yang bilang Penang, ada yang bilang Pinang. Nah mana yang bener? kalo liat dari lambang daerahnya sih emang pohon kelapa, harusnya pulau kelapa dong… hehehehe, maklum kotanya ada di sebuah pulau sendiri, lebih deket dari Medan daripada Kuala Lumpur. Bisa di rebut kembali nih, gantinya Sipadan dan Ligitan… hehehehehehe… Back to topic, jadi kita berangkat ber tujuh dari Bandara Internasional Juanda dengan komposisi 4 orang dari Malang Kendo Association yang semuanya debutan, 2 orang dari Suroboyo Kenyuukai yang udah senior, dan 1 orang supporter, pacar salah satu anggota dari Malang dan kendo kenshin juga… :D. Dan setelah menunggu agak lama teman2 dari Suroboyo, akhirnya kita berangkat juga 😀

IMG_2058
Pasukan reya-reyo at Penang Airport

3 jam perjalanan, sampailah kita di Penang. Mau landing, sempet juga lihat kota dari jendela pesawat. Karena kita sampai di sana malam hari, sekitar jam 22.30 WP (Waktu Penang #ngasal), jadi pemandangan hanya lampu2, tapi banyak…. kayak kunang2 di malam hari yang tak pernah lelah memancarkan sinarnya, kuharap…… #halah #abaikan…:D. Yah pokoknya gitu deh… hehehehe, jadi kita sampai Penang. Maklum orang agak udik, abis turun pesawat, kita foto2 dulu lah, sampai penumpang abis dan kita di usir halus oleh petugas bandara… hehehehehe, maklum, udik… XDD .

Nah, sampai imigrasi, kita bingung kalo di tanya2 nih, mana internet gak bisa nyala, provider mahal, wifi nya gak bisa nyambung, baterai abis, wah pokoknya bingung sendiri. Kita gak tau dimana kita mau tanding, nama tempatnya, nama hotelnya, tau nya cuma sampe bandara, di jemput panitia, drop di hotel, beres!. Tapi untunglah sang petugas gak cerewet hanya diam, kasih isyarat scan sidik jari, di stempel, pergi…. ahahahahaha… asal kalian tau ya, itu petugas item abis sumpah, kayak orang afrika, padahal dia india… mungkin namanya Puja.. hehehehe…

Nah ini nih, abis dari bandara, kita langsung di jemput panitia dan disiapkan 2 minibus buat kita. Kebetulan aku ikut minibus 2 dan berisi 3 orang. Persiapan dan penyambutan panitia di sini sangat baik, kita berasa ekslusif aja gitu, diantar jemput… hehehehe, biasanya cari angkot sendiri atau naik taksi. Four Thumbs for panitia (y) (y) (y) (y) . Kira2 30 menit berada di mobil sambil lihat2 jalanan di Penang, sampailah kita di hotel dan di sambut teman2 Indonesia yang sudah datang duluan. Yah beberapa teman Kendo dari Jakarta, Bandung, dan Jogja sudah datang duluan. Kita kloter terakhir yang datang. Baru sampai hotel, yang dilakuin adalah bagi tugas, aku kebagian beliin makan, dan yang lain check in sambil angkat2 barang yang kemudian harus segera turun buat briefing team, besoknya tah turnamen oi!!..

Briefing team dimulai setelah team dari jawa timur, pasukan reya reyo (begitulah bunyinya) selesai makan. Hari pertama adalah pertandingan nomor Men Individual match dan Woman team match. Di Individual match, masing2 competitor (peserta) didampingi 1 assisten. Aku yang kebetulan juga turun di nomor ini, beruntung banget di dampingi oleh Comander, Captain Indonesia Men team, Marcel-senpai. Alhasil aku harus disiplin dan beramain dengan sebaik mungkin, di dampingin captain nih!! :D.Singkatnya, aku dapat urutan Indonesia 11 (INA 11,nomor urut di team gitu, semoga bawa hoki) dan harus segera istirahat karena besok harus bangun pagi2 buat persiapan Tournament hari pertama… 😀

Tournament day 1

976841_10151658845740975_1021072001_o
Opening Ceremony

Alarm hp bunyi jam 4 pagi, aku yang sekamar dengan senpai dojoku, Erman senpai, langsung bangun dan antri ke kamar mandi. Maklum, takut telat, kan gak enak ya. Sarapan aja jam 6 pagi dan 06.30 kita harus udah berangkat ke venue. Oh iya, perlu di ketahui bahwa waktu penang dan waktu Indonesia, Indonesia barat maksudnya, itu berbeda 1 jam lebih awal (dikasi tau waktu di pesawat hehehehe…). Jadi kira-kira kita bangun jam 3 pagi WIB….hahahahaha….. aku mandi dan Erman senpai sholat di surau di lantai 1 hotel. Hotel yang kita tempati ini lumayan bagus lho… bersih, dan entah bintang berapa, tapi nyaman lah di sini. Banyak tamu bule nya, jadi bisa belajar english juga… hahahaha…. So, abis kita siap2 semua, turun lah kita ke lobby dengan pakai gi dan hakama lengkap, tak lupa jaket team, bogu dan Shinai. Abis sarapan yang gak usah banyak2, takutnya nanti sakit perut dan ribet ke WC, berangkatlah kita duluan ke venue bersama rombongan dari Brunei yang juga satu bus dengan kita.

Venue pertandingan ini ada di USM (University Sains Malaysia) yang kira2 30 menitan lah dari hotel. Oh iya, sebelum berangkat, aku dan temen2 pasukan reya-reyo sempet foto2 dulu depan hotel dengan bawa bendera team sepakbola asal kota Malang, AREMA INDONESIA.. hahahaha, nanti liat deh di bawah… hahahahaha. Dan yang lucu lagi, jam 6 di sini masih kayak jam 4 pagi nya Indonesia. Mana Erman senpai udah sholat dan ternyata salah jam… belum adzan.. hahahaha, matahari baru muncul itu aja jam 7 pagi nya sono.. hahahahaha, parah bener, berangkat subuh buat turnament… :D. Ok balik ke USM, team pertama yang datang adalah Indonesia dan Brunei, secara kita emang berangkat duluan.. wakakakakaka, jadi sampai di sana, kita harus jalan dulu kira2 500 meter buat ke venue dari tempat bus berhenti. Di depan venue ada yang bagian cek2 shinai (pedang bambu,red) gitu lah, ditimbang, di cek, dll… entah mereka paham atau gak, yang penting di shinai ku ada cap nya halal buat di pakai mukul… hahahahaha…. Abis semua itu, waktu nya pemanasan, wah pemanasan bener2 panas, bukan panas aura nya tapi panas hawanya. Udah baju tebel, eh udaranya panas pisan, kipas angin pun tak ngatasin… hahahahaha…. Indonesia termasuk team yang sangat semangat dalam pemanasan, sampai2 belum tanding udah basah kuyup sendiri, team lain masih pada kering, hahahaha, maklum orang eropa, gak biasa panas. 😀

1240401_10200563618628103_397702342_n
Narsis depan hotel

Yah dan pertandingan pertama adalah individual men match, jadi di pertandingan ini dibikin babak group di penyisihan. Satu group masing2 berisi 3 kendo kenshin, yang menang 2 kali, dijamin pasti lolos group dan main di 16 besar dengan sistem gugur. Begitu seterusnya sampai akhirnya final. Aku berada di group bersama thailand dan filipina. Awalnya aku berhadapan dengan Filipina dan menang 2-1, kecolongan poin di kote (tangan,red) dan aku dapat 2 kali men (kepala,red). Abis lawan the filipino, langsung di lanjut lawan Thailand. entah karena kelelahan, kurang makan, atau terlalu gendut, aku kalah 2-0 dari wakil gajah putih itu. Tapi tak apa lah, karena mungkin ini debut pertamaku, jadi masih harus banyak…banyak… belajar, dan tau nggak, ternyata yang ngalahin aku tuh akhirnya kalah juga hahahahha…. Sementara di court lain, teman2 Indonesia hanya bisa sampai di perdelapan final, dan yang terakhir gugur adalah Tesar-senpai. Dan tak ada harapan lagi di match ini.

Setelah kalah dari match ini, jadinya tinggal duduk2 sambil dukung team cewe2 Indonesia yang mau tanding. Nah selama nunggu ini, gak habis2 nya para cowo keluar insting genderuwo nya, insting suka cewe2 cantik. Ternyata banyak juga “pemandangan” bagus di sini, dan sudah sewajarnya kita bersyukur akan ciptaan Tuhan yang indah2 itu. Hahahahahaha….. gak cuma peserta, panitia juga banyak yang cantik2, tapi karena mereka sibuk, jadi tak baik lah ganggu2.  :D. Dan akhirnya pertandingan team cewe pun di mulai. Aku gak seberapa mengikuti sih, bukan karena aku focus ama cewe2, tapi kepanasan, ngantuk, dan nongkrong di cafe. Yang aku tau itu Negla senpai dapat best fighting spirit. First medal for Indonesia in day 1. 😀

Dinner party with sensei

Setelah pertandingan, kita semua balik ke hotel. Jam udah jam 17.00 tapi matahari masih kayak jam 15.00 nya Indonesia, super sekali kan? jadi bisa bayangin jam 19.00 itu masih terang, dan kita harus kumpul lagi di Lobby hotel jam segitu untuk dinner party bersama sensei. Kita dinner di restoran chinese food gak jauh dari hotel, yah kira2 15 menit jalan kaki lah, eh gak sampai, 10 menitan lah. Seperti biasa, para sensei memesan bir dan beberapa teman yang tak minum bir, lebih memilih minum teh saja. Tapi ini yang di saji in chinese tea, jadi tak ada rasanya selain tawar… hahahahahha… beberapa temen complain, katanya “iki ket maeng teh e gak ono rasa ne, pait ilat ku rek” (ini daritadi teh nggak ada rasanya, pahit lidah ku) hahahaha, dan akhirnya kita meminta gula yang waktu meminta nya agak bikin bingung pelayannya juga. hahahahaha….. Pelayannya sampai bolak balik 3 kali karena gak paham, padahal udah pake english, eh ternyata pake kata “GULA”, udah paham… hahahahaha…. parah2….

1174575_635535846471331_842045219_n
Meja Paling “Ganas”

Setelah kenyang, kembalilah kita ke hotel untuk istirahat dan briefing lagi. Nah di sini aku dapet beberapa pengalaman, perbedaan pertandingan antara individual match dan team match. Sedikit diberitahu kalau Individual match, bisa mau menang kalah dari diri sendiri. Jadi mau main berapa lama, mau main kayak apa, kalau mau lanjut ke tahap berikutnya ya harus menang dari lawan. Berbeda dengan team match, masing2 anggota team kalau bisa melihat lawan, dan poin yang di dapat. Jika hanya bisa mendapat 1 poin, dan lawan berat, buat ukur waktu hingga bisa menang walau hanya 1 poin atau jika musuh sudah dapat 1 poin dulu, usahakan seburuk2nya itu seri, jangan sampai kalah. Jadi banyak2 an menang dalam 1 team supaya bisa lanjut ke tahap berikutnya. Setelah briefing itu, yang bikin aku senang bisa di assitenin ama captain adalah aku bisa di evaluasi akan pertandinganku tadi. Wah semakin banyak dapat pengalaman aku dan tau bagaimana skill kendo gue sejauh ini. thanks Captain!! 😀

Tournament day 2

Yak, seperti biasa jam 6 sudah sarapan dan parahnya aku dan senpai sekamar baru bangun jam 6 lebih dikit… langsung loncat dari tempat tidur dan mandi bebek (mandi cepet gitu). Untunglah jam nggak ketinggalan Bas Persiarannya (bus Pariwisata) hahahahaha….. dan hari ini adalah hari terakhir tournament. Jadwalnya hari ini adalah Men team match dan kan di dahului oleh woman individual match. Di woman individual match ini tak satupun wakil dari Indonesia yang bisa lolos dari babak penyisihan group, banyak dikuasai oleh tuan rumah. Ini terlihat di All malaysia final, benar2 kuat negara serumpun ini. Dan berlanjut ke Men team match. Di team match ini Indonesia menurunkan 2 team, yaitu Indonesia A dan Indonesia B, dan aku ada di Indonesia B yang kebanyakan adalah para pemain debutan. Dari 6 anggota team(1 cadangan,red), 5 diantaranya adalah debutan di turnamen ini. Berbeda dengan Indonesia A yang lebih berpengalaman, jadi kita main Nothing to lose lah…. :D. Lebih apes lagi, kita tergabung dalam group Vietnam A dan Singapore A yang mereka juga adalah team2 terkuat juga. Jadi seperti group neraka, bahkan neraka tingkat 7 kali!! :D.

Aku bermain sebagai Senpo (pemain pertama,red), nah perlu dikit aku jelasin, di team match itu ada 5 orang, dan 1 cadangan. Sebutan bagi orang pertama, sampai ke lima adalah Sempo, Jiho, Chuken, Fukusho, Taisho. Biasanya captain team itu diletakkan di Taisho. Dan aku orang pertama, anggap aja pion. hehehehehe… pertandingan pertama melawan pasukan Vietnam yang baru saja mengalahkan Filippina A, 5-0. Dan hasilnya adalah nasib team ku gak jauh beda ama Filipina, bahkan mirip mungkin. Aku hanya bisa ambil 1 poin dan kalah hansoku (pelanggaran) yang menyebabkan lawan dapat 1 poin, sedangkan poin lain dia dapat dari pukulan men. Pertandingan kedua adalah melawan Singapore A, sang juara. Hasilnya juga sama, 5-0. Benar2 hari yang buruk buat Indonesia B, kata seorang senpai, seperti sandwich…. gepeng dah! hahahahaha. Nasib berbeda dialami Indonesia A, secara mengejutkan mereka bisa mengalahkan thailand A dan Filipina B (sepertinya) yang akhirnya membawa mereka ke semifinal. di semifinal mereka harus mengakui keperkasaan Malaysia A dengan skor 1-2, pertandingan yang sangat ketat dan terjadi 2 kali draw… :D. Ini menempatkan mereka pada juara ke tiga. Di tengah2 pertandingan, ternyata ada orang kedutaan Indonesia datang dan berbicara kepada kami. Ternyata mereka tidak tahu kalau ada team Indonesia di sini kalau tidak di kabarin oleh pak Dubes yang datang pada pembukaan kemarin….hadeehhhh…. tapi ya biarlah, toh kita ke sini dengan biaya sendiri dan bantuan dari para sensei… hehehehehehe…. dan singkat cerita kita ngobrol2 ini itu, foto2, dan akhirnya harus kembali ke hotel untuk sayonara party.

Sayonara Party

Party ini diadakan di hotel tempat menginap, di lantai paling atas. Di sini kita bisa melihat pemandangan yang bagus banget. Dan di party ini kita bisa ngobrol, tukar merchandise dengan teman2 dari negara lain. Kendo tak hanya tentang kompetisi, tetapi juga persahabatan, itulah yang aku dapat dari sayonara party ini. Seorang teman dari Singapore, Gervin chan, yang juga lawan di team match juga memberikan sebuah souvenir sebagai tanda persahabatan. Inilah keunikan kendo, meski di arena kita lawan, tapi di luar kita kawan. Tak jarang kadang kita saling memberikan masukan atau sekedar share tentang teknik2 kendo. Ini adalah awal yang bagus, dan dari sinilah aku jadi sangat antusias untuk berkunjung ke negara2 seperti Thailand, Singapore, filipina, Brunei,Malaysia, dan Vietnam hanya untuk ber kendo. Karena dari sinilah bisa dapat banyak teman. Dan sayonara party pun ditutup…. tournament usai… 😀 See you in 11th Asean Kendo Tournament, Thailand… 😀

622453_10151658882675975_773688752_o
Thailand Team
1150523_10151658884220975_337908691_o
Vietnam Team
1149554_10151661031670975_1203721245_o
Philippines team
978036_10151661031570975_93264251_o
Indonesia Team
1265718_10151661031685975_352827028_o
Singapore Team

Photos Credit : Dioz Teoh (facebook)