Kamus Kendo Part 1

Halo guys,
Dalam kendo, banyak sekali istilah2 dalam bahasa Jepang yang mungkin bagi sebagian kita sulit di mengerti atau apa maksudnya. Biasanya hal ini terjadi pada beberapa anggota baru, bahkan tidak menutup kemungkinan yang anggota senior juga agak kurang paham dengan istilah atau nama dari gerakan yang ada dalam kendo. Nah pada postingan kali ini, aku coba share sedikit tentang pengetahuan ku tentang istilah2 dalam kendo yang sering dijumpai atau sering aku lakukan di dojo. Cekidot !!

IMG_1180

– Kalimat yang sering dan wajib di katakan saat latihan

1. Onegaishimasu
Kalimat ini berarti “Mohon bantuannya”, diucapkan saat upacara akan latihan ketika “Otagai-ni-rei” atau “Sensei-ni-rei” dan juga saat berlatih berhadapan dengan kawan.

2. Arigato gozaimasu
Kalimat yang berarti terimakasih ini juga diucapkan pada kondisi yang sama dengan di atas, tetapi setelah selesai latihan dan berlatih bersama kawan.

– Istilah dalam upacara sebelum dan selesai latihan

1. Seiretsu

Ini adalah perintah awal saat upacara awal dan akhir latihan. Setiap mendengar aba2 ini yang biasanya di teriakkan oleh anggota paling senior, para peserta latihan wajib berbaris dengan cepat.

2. Seiza / Chakuza

Perintah ini adalah perintah duduk ala Jepang dengan kedua kaki ditekuk ke belakang.

3. Mokuso

Mokuso adalah perintah untuk menenangkan diri dan pikiran agar lebih fokus pada latihan dan pelajaran yang didapatkan setelah latihan. Gerakan ini biasanya dilakukan sambil menutup mata dengan tangan membentuk huruf O dan tangan kiri di atas tangan kanan.

4. Yame
Berhenti, atau mokuso selesai.

5. Shomen-ni-rei
Ini adalah sikap menghormat kepada altar / pemilik dojo sebagai rasa terimakasih boleh memakai tempat ini untuk berlatih kendo.

6. Otagai-ni-rei
Saling menghormat kepada teman yang berlatih bersama dalam satu dojo.

7. Sensei –ni-rei
Hormat kepada sensei (guru)

– Perintah dasar
1. Rei
Ini berarti hormat, atau memberi hormat.

2. Hajime
Perintah ini adalah perintah menyuruh melakukan, atau mulai

3. Yame
Berarti perintah untuk berhenti, atau stop.

4. Nuke-to
Perintah ini adalah perintah untuk mencabut pedang dan bersiap dengan posisi chudan no kamae.

5. Osame-to
Perintah ini untuk kembali menyarungkan pedang, atau kembali memegang pedang dengan posisi normal, kembali memegang ke tangan kiri.

Mungkin ini hal2 dasar yang perlu diketahui  buat teman2 yang baru ikut kendo dan agak bingung bagaimana harus bersikap dalam dojo. Beberapa dojo mungkin ada tambahan dan istilah sendiri, tetapi secara umum inilah yang aku tahu saat berkunjung ke beberapa dojo di Indonesia.

Penulis: kuma

Yang punya ni e'Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: